Wednesday, February 25, 2015

Always be with You [Part 1]



Casts :
MBLAQ Member : Seungho, G.O, Mir
Ha Na
Note : terinspirasi dari drama Kill Me Heal Me dan sedang sangat keracunan MBLAQ :p

Ha Na memarkir mobilnya tepat di depan sebuah minimarket, dia melirik jam di pergelangan tangannya, pukul 22.30. Sudah cukup larut, tetapi pemandangan kota Seoul seperti tidak pernah tertidur,walaupun ini musim dingin, lampu lampu jalan dan toko masih banyak yang berkelip warna warni.
        Sekarang Ha Na sudah mengantri di kasir,keranjang belanjaanya dipenuhi dengan berbagai snack ringan dan beberapa kaleng jus. Sementara itu, di depannya berdiri seorang pria yang berpakaian serba hitam yang tampaknya sedang mencari sesuatu.
          “Aaah…jangan jangan tertinggal !” pria itu bergumam kesal. Sementara itu kasir kembali mngulangi jumlah harga belanjaan yang harus dibayar.
         “Jwesongeyo, berapa jumlahnya ?” Ha Na sekarang sudah berdiri sejajar dengan pria berpakaian hitam  itu. Kasir pun kembali menyebutkan harga yang harus dibayar.
            “Baiklah, tolong sekalian dihitung dengan belanjaan ini ya”, Ha Na meletakkan barang belajaannya di meja kasir.
            Pria itu langsung mengarahkan pandangannya kepada Ha Na, entah apa maksud pandangannya, Ha Na sedikit menangkap ketidaksenangan di sana. Tetapi, sesaat kemudian, dia berkata,”Gamsahamnida..jeongmal jwesongeyo karena sepertinya dompetku tertinggal.”
           “Aaa…aniyo, gwaenchanayo ajeossi”, Ha Na tersenyum membalas ucapan terima kasih pria tersebut dan dia langsung meninggalkan minimarket setelah sebelumnya bertukar anggukan kepala dengan Ha Na.
            Ketika keluar dari minimarket, sebuah suara menghentikan kaki Ha Na, “Agassi..”
          Hana menolehkan kepalanya, ternyata pria berpakaian hitam tadi menunggunya, kemudian membuka masker yang menutupi sebagian wajahnya.
        Apa yang dia lakukan ? tanya Ha Na dalam hati. Pria itu berjalan mendekati Ha Na, kini jarak mereka hanya satu lengan dan Ha Na dapat melihat dengan jelas wajah pria itu.
          “Ada apa ajeossi ?” Ha Na akhirnya bertanya.
         Pria itu tampak sedikit kebingungan dengan pertanyaan Ha Na. “Aaa…saya hanya ingin mengucapkan terima kasih sekali lagi untuk bantuan Anda.”
          “Aaa…gwaenchanayo”, Ha Na menjawabnya disertai dengan senyuman. “Maaf, saya pergi dulu”, Ha Na pamit dan berjalan menuju mobilnya.
         Pria itu memandang kepergian Ha Na sekilas, kemudian berjalan berlawanan arah. Apa aku sudah tidak terkenal lagi ? Reaksinya biasa saja ketika melihatku. Dan apa..dia memanggilku ajeossi ? Apa aku terlihat setua itu ? Hhhhh…dia menghembuskan nafasnya dengan sedikit kesal.

No comments:

Post a Comment