Casts :
MBLAQ Member : Seungho, G.O, Mir
Ha Na
Note : terinspirasi dari drama Kill Me Heal
Me dan sedang sangat keracunan MBLAQ :P
Di
sebuah rumah sakit terkenal di Gangnam, Seoul.
Ha Na membolak-balik file yang
baru saja diterimanya, membacanya kembali dengan lebih teliti, memastikan tidak
ada informasi yang terlewatkan. Dia baru saja menerima transferan klien yang
sebelumnya berkonsultasi dengan subaenimnya. Sebenarnya dia enggan menerima
klien tersebut, bayangkan saja, dia mendapat tiga transferan klien sekaligus.
Dia sudah mengajukan protes, tetapi hasilnya nihil dan yang paling membuatnya
enggan adalah ketiga kliennya itu seorang idol.
“Sebelumnya kau pernah bekerja
sama dengan idol kan di acara variety show itu ? Jadi saya rasa kali ini juga
tidak akan masalah”, sunbaenimnya menyemangati.
“Usia kalian tidak berbeda jauh,
jadi saya rasa mereka akan merasa nyaman berkonsultasi denganmu. Kau juga sudah
berhasil menangani beberapa klien yang berusia muda”, kali ini professor yang
diasisteni Ha Na bersuara.
Perkataan
perkataan sunbaenim dan profesornya terus terngiang di telinga Ha Na,
setidaknya itu memberinya motivasi. Ha Na menarik nafas panjang dan
menghembuskannya perlahan, saat itu juga telepon di mejanya berdering.
“Yeoboseyo…Ne..Tolong
antarkan mereka ke ruangan saya. Ne…gamsahamnida”, Ha Na menutup telepon dan
sekali lagi menarik nafas, menenangkan diri. Bertemu pertama kali dengan klien
selalu menjadi pengalaman yang mendebarkan bagi Ha Na karena walaupun dia sudah
tahu kondisi klien dari file yang diberikan, tetapi menatap dan berbicara
langsung dengan mereka akan sangat terasa berbeda sekali.
Terdengar
suara pintu diketuk, kemudian masuklah seorang perawat diikuti tiga orang laki
laki berpakaian kasual tetapi tetap terlihat stylish, khas seorang idol.
Kemudian Ha Na dan ketiga orang tersebut saling menyapa dan sedikit
membungkukan badan. Perawat yang mengantarkan pun pamit dengan wajah sedikit
memerah, Ha Na yang menyadari hal itu hanya berusaha menahan senyum. Selalu saja ada orang yang dibuat terpesona
dengan idol,Ha Na bergumam dalam hati.
“Anjeoseyo…”,
Ha Na mempersilakan tamunya untuk duduk. Mereka bertiga pun duduk berhadapan
dengan Ha Na. “Cheoneun Im Ha Na imnida”, Ha Na memperkenalkan diri.
“Ooo..oooo…jadi
Anda Dokter Ha Na yang di televisi itu ?!” seru dari salah satu laki laki yang
sejak tadi memasang senyum seperti anak kecil. “Aku sangat menyukai acara itu
dan…Anda benar benar cantik”, kali ini dia memuji tak lupa tetap dengan
senyumannya. Sementara laki laki yang disebelahnya hanya tersenyum seperti
menahan malu dengan sikap maknae mereka.
“Gamsahamnida,
Cheolyong ssi .”
Cheol
Yong tersenyum senang dengan tanggapan yang diberikan Ha Na. “Gamsahamnida
Dokter Ha Na, kau juga memanggilku dengan nama asliku bukan dengan Mir.”
Ha
Na lagi lagi tersenyum melihat tingkah maknae itu yang terlihat sangat
bersemangat. “Jwaesongeyo, Dokter Ha Na, dia selalu seperti ini kalau terlalu
bersemangat”, kali ini Byung Hee yang bicara.
“Gwaenchanayo
Byung Hee ssi…Emm, tidak masalah kan kalau saya memanggilmu seperti itu ?”
“Tidak
apa apa, terasa lebih hangat dipanggil dengan nama asli.”
Selanjutnya
Ha Na mengalihkan pandangannya kepada seorang laki laki yang sejak tadi belum
bersuara. Ha Na merasakan seperti ada awan hitam yang menyelimuti kepala laki
laki bernama Yang Seung Ho itu. Sesaat kemudian mata mereka bertemu, kemudian
dia berbicara, “Dokter Ha Na, kita pernah bertemu sebelumnya. Apa Anda ingat ?”
Seung Ho bertanya langsung tanpa basa basi dan itulah dirinya, selalu bicara
apa adanya.
Ha
Na diam sejenak, nampak berpikir, tetapi ingatannya tidak memberikan informasi
pernah bertemu dengan Seung Ho.”Mianhaeyo, tapi sepertinya ini pertama kali
kita bertemu”, Ha Na berkata perlahan, takut Seung Ho tersinggung karena
biasanya orang tidak akan pernah melupakan momen bertemu dengan idol.
“Di
minimarket, Anda yang membayari belanjaan saya karena dompet saya tertinggal”,
Seung Ho melanjutkan kata katanya.
“Jadi
, itu Anda Seung Ho ssi ?!” Ha Na tidak percaya dengan ucapan Seung Ho ketika
mengingat pertemuan mereka beberapa minggu lalu. “Mianhaeyo waktu itu saya
tidak sadar bertemu dengan Anda.”
“Jadi,
Dokter Ha Na yang membayari belanjaan sebanyak itu ! Ini benar benar takdir !”
lagi lagi Cheol Yong berseru. “Wah kami berhutang padamu Dokter dan kau tahu
Dokter, sesampainya di dorm, Seung Ho hyeong mengomel karena ada orang yang
memanggilnya ajeossi.”
Seketika
itu juga wajah Seung Ho dan Ha Na berubah menjadi merah. Byung Hee yang
menyadari keadaan ini berusaha menghentikan Cheol Yong yang masih terus
bercerita, “Tapi, memang waktu itu Seung Ho hyeong pergi dengan wajah yang
masih ditumbuhi bulu, jadi wajar saja seperti ajeossi..Hehehehe”, Cheol Yong
masih asyik dengan ceritanya sampai matanya bertemu dengan Seung Ho dan tatapan
tajam Seung Ho membuatnya tutup mulut.
Ha
Na yang menahan malu karena telah memanggil orang yang hanya lebih tua tiga
tahun darinya dengan sebutan ajeossi hanya mengulum senyum dan berkata dalam
hati Sepertinya akan ada banyak kejutan
jika bersama mereka.Ha Na kembali tersenyum melihat maknae yang langsung
diam seketika setelah mendapat tatapan laser dari sang leader.
“Baiklah,
sepertinya akan sangat menyenangkan bersama kalian. Sesuai yang dijadwalkan
agensi kalian, pertemuan rutin kita hari Sabtu,tapi jika ada hal yang ingin
kalian ceritakan, jangan malu untuk menghubungiku setiap saat. Dan satu hal
lagi, kalian tidak perlu memanggilku dengan sebutan “Dokter”, panggil saja Ha
Na.”
“Kalau
aku memanggilmu Ha Na nuna bagaimana ? Kau kan setahun lebih tua dariku.”
Tetapi
belum sempat Ha Na menjawab, Seung Ho sudah bersuara terlebih dahulu,”Cheol
Yong aa…”, tak lupa dengan tatapan lasernya yang langsung bisa mengendalikan
maknae.
“Tapi,
sepertinya aku lebih aman memangilmu Ha Na ssi saja. Hehehe..”